22 Juni 2011
03 Juni 2011
NUN SMP 2011 kota Malang jeblok
SURABAYA – Prestasi pendidikan tingkat SMP di Malang Raya tahun 2011 ini, boleh dibilang tak cukup menggembirakan. Meski tingkat kelulusan cukup tinggi, tetapi Nilai Ujian Nasional (NUN) tidak satupun siswa SMP se Malang Raya mampu menjadi duta diperingkat regional.
Sebaliknya, tiga kabupaten/kota di Malang Raya terpuruk diperingkat ‘degradasi’. Kota Malang sebagai ikon kota pendidikan hanya bertengger diperingkat 37 atau setingkat lebih tinggi dibanding Kota Wisata Batu yang menduduki posisi ‘juru kunci’ atau di peringkat 38. Sedang, Kabupaten Malang dengan peserta UN SMP terbanyak se Malang Raya menduduki peringkat 34.
‘’Hasil UN tahun ini murni prestasi para siswa. Bukan karena nilai katrolan ujian di sekolahnya. Karena itu, pergeseran-pergeseran posisi dan siswa lulusan terbaik berjalan sesuai kondisi nilai sebenarnya,’’ tandas Dr. Harun MSi MM, Kepala Pendidikan Provinsi Jatim kepada Malang Post di kantornya, Kamis sore.
Secara panjang lebar, Harun kemudian menyebutkan komposisi peringkat prestasi UN SMP/MTs bauik negeri atau pun swasta di Malang Raya.
Sebagai pembanding kemudian Harun menyebut prestasi peringkat 10 besar SMP/Mts se Jatim, yang urutan pertamanya dimiliki Kabupaten Lamongan nilai NUN sebesar 33,57.
Kabupaten Malang, pada UN SMP/MTs 2010-2011 menyertakan sedikitnya 32.578 siswa dan yang tidak lulus sebanyak 98 siswa atau 0,30 persen. Kota wisata Batu dari 2.787 peserta UN yang tidak lulus sebanyak 22 siswa atau 0,79 persen. Terakhir Kota Malang dengan peserta 12.580 siswa yang tidak lulus tercatat 141 siswa atau 1,12 persen.
Jika digabungkan dari 47.945 peserta UN SMP/MTs se Malang Raya yang dinyatakan tidak lulus sebanyak 261 orang. Jumlah ini sekaligus ebagai penyumbang siswa tidak lulus se Jatim yang mencapai 1.154 siswa dari peserta UN sebanyak 540.608 siswa. Sedang presentase ketidaklulusan se Jatim hanya 0,21 persen dan masuk peringkat NUN tertinggi ke tiga di Indonesia.
Dari data yang dimiliki Malang Post menunjukkan, total rata-rata NUN tertinggi ditempati Kabupaten Malang dengan 29,70 atau rata-rata 7,425 poin. Disusul Kota Malang total rata-rata NUN 29,04 atau rata-rata 7,26 poin. Dan terakhir Kota Batu total NUN 28,34 atau rata-rata hanya 7,085 poin.
‘’Dan tahun ini, dari Malang Raya tidak satu pun siswanya yang maju di peringkat regional Jatim. Diraih Anas Jatikusuma asal Tuban dengan NUN 39,10, kedua Dwi Oktaviana dari Jombang NUN 38,60 dan tiga Fernadi Sutandyo dari Petra 3 Surabaya dengan NUN 38,40,’’ ujar Harun.
Sedang posisi nilai rata-rata tertinggi tiap mata pelajaran Kabupaten Malang Bahasa Indonesia 7,68, Bahasa Inggris 7,43, Matematika 7,11 dan IPA 7,48. Kota Batu Bahasa Indonesia 7,68, Bahasa Inggris 7,03, Matematika 6,51 dan IPA 7,12. Kemudian Kota Malang Bahasa Indonesia 7,7, Bahasa Inggris 727, Matematika 6,84 dan IPA 7,23.
Ditambahkan Harun, sebanyak dua sekolah di Jatim yaitu SMP PGRI Kedewan Bojonegoro dari 9 orang siswa, semuanya tidak lulus. Begitu juga SMP Terbuka Sumenep dari 8 siswa, semuanya juga tidak lulus. ‘’Ke depan sekolah seperti ini pasti akan kita gabungkan. Karena sangat tidak efektif sama sekali,’’ pungkas Harun. (has/avi)
sumber : http://www.malang-post.com
Sebaliknya, tiga kabupaten/kota di Malang Raya terpuruk diperingkat ‘degradasi’. Kota Malang sebagai ikon kota pendidikan hanya bertengger diperingkat 37 atau setingkat lebih tinggi dibanding Kota Wisata Batu yang menduduki posisi ‘juru kunci’ atau di peringkat 38. Sedang, Kabupaten Malang dengan peserta UN SMP terbanyak se Malang Raya menduduki peringkat 34.
‘’Hasil UN tahun ini murni prestasi para siswa. Bukan karena nilai katrolan ujian di sekolahnya. Karena itu, pergeseran-pergeseran posisi dan siswa lulusan terbaik berjalan sesuai kondisi nilai sebenarnya,’’ tandas Dr. Harun MSi MM, Kepala Pendidikan Provinsi Jatim kepada Malang Post di kantornya, Kamis sore.
Secara panjang lebar, Harun kemudian menyebutkan komposisi peringkat prestasi UN SMP/MTs bauik negeri atau pun swasta di Malang Raya.
Sebagai pembanding kemudian Harun menyebut prestasi peringkat 10 besar SMP/Mts se Jatim, yang urutan pertamanya dimiliki Kabupaten Lamongan nilai NUN sebesar 33,57.
Kabupaten Malang, pada UN SMP/MTs 2010-2011 menyertakan sedikitnya 32.578 siswa dan yang tidak lulus sebanyak 98 siswa atau 0,30 persen. Kota wisata Batu dari 2.787 peserta UN yang tidak lulus sebanyak 22 siswa atau 0,79 persen. Terakhir Kota Malang dengan peserta 12.580 siswa yang tidak lulus tercatat 141 siswa atau 1,12 persen.
Jika digabungkan dari 47.945 peserta UN SMP/MTs se Malang Raya yang dinyatakan tidak lulus sebanyak 261 orang. Jumlah ini sekaligus ebagai penyumbang siswa tidak lulus se Jatim yang mencapai 1.154 siswa dari peserta UN sebanyak 540.608 siswa. Sedang presentase ketidaklulusan se Jatim hanya 0,21 persen dan masuk peringkat NUN tertinggi ke tiga di Indonesia.
Dari data yang dimiliki Malang Post menunjukkan, total rata-rata NUN tertinggi ditempati Kabupaten Malang dengan 29,70 atau rata-rata 7,425 poin. Disusul Kota Malang total rata-rata NUN 29,04 atau rata-rata 7,26 poin. Dan terakhir Kota Batu total NUN 28,34 atau rata-rata hanya 7,085 poin.
‘’Dan tahun ini, dari Malang Raya tidak satu pun siswanya yang maju di peringkat regional Jatim. Diraih Anas Jatikusuma asal Tuban dengan NUN 39,10, kedua Dwi Oktaviana dari Jombang NUN 38,60 dan tiga Fernadi Sutandyo dari Petra 3 Surabaya dengan NUN 38,40,’’ ujar Harun.
Sedang posisi nilai rata-rata tertinggi tiap mata pelajaran Kabupaten Malang Bahasa Indonesia 7,68, Bahasa Inggris 7,43, Matematika 7,11 dan IPA 7,48. Kota Batu Bahasa Indonesia 7,68, Bahasa Inggris 7,03, Matematika 6,51 dan IPA 7,12. Kemudian Kota Malang Bahasa Indonesia 7,7, Bahasa Inggris 727, Matematika 6,84 dan IPA 7,23.
Ditambahkan Harun, sebanyak dua sekolah di Jatim yaitu SMP PGRI Kedewan Bojonegoro dari 9 orang siswa, semuanya tidak lulus. Begitu juga SMP Terbuka Sumenep dari 8 siswa, semuanya juga tidak lulus. ‘’Ke depan sekolah seperti ini pasti akan kita gabungkan. Karena sangat tidak efektif sama sekali,’’ pungkas Harun. (has/avi)
sumber : http://www.malang-post.com
19 Mei 2011
Jadwal PSB Online 2011 Kota Malang
Jadwal Penerimaan Siswa Baru (PSB) jalur online tahun pelajaran 2011-2012 telah ter jadwal sbb:
I. JALUR ONLINE
A. SMPN
1. Waktu pendaftaran dimulai tanggal 22 s.d 24 Juni 2011 pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB
2. Pengumuman hasil seleksi tanggal 25 Juni 2011 pukul 10.00 WIB
3. Daftar Ulang bagi yang diterima pada tanggal 25 Juni s.d. 28 Juni 2011 mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB , di sekolah tempat siswa diterima.
B. SMAN
1. Waktu pendaftaran dimulai tanggal 20 s.d 22 Juni 2011 pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB
2. Pengumuman hasil seleksi tanggal 23 Juni 2011 pukul 10.00 WIB
3. Daftar Ulang bagi yang diterima pada tanggal 23, 24 dan 25 Juni 2011 mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB di sekolah tempat siswa di terima diterima.
C. SMKN
1. Waktu pendaftaran dimulai tanggal 20 s.d 22 Juni 2011 pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB
2. Pengumuman hasil seleksi tanggal 23 Juni 2011 pukul 10.00 WIB
3. Daftar Ulang bagi yang diterima pada tanggal 23, 24 dan 25 Juni 2011 mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 di sekolah tempat siswa diterima.
II. JALUR MANDIRI
A. SMP
a.Waktu pendaftaran dimulai tanggal 30 Juni 2011 dan 1 Juli 2011 pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB;
b. Tes tanggal 4 dan 5 Juli 2011
c. Pengumuman hasil seleksi tanggal 7 Juli 2011 pukul 10.00 WIB ;
d. Daftar Ulang bagi yang diterima pada tanggal 7 Juli s.d. 9 Juli 2011 mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB di sekolah tempat siswa diterima ;
B. SMA
a. Waktu pendaftaran dimulai tanggal 30 Juni 2011 dan 1 Juli 2011 pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB;
b. Tes tanggal 4 dan 5 Juli 2011
c. Pengumuman hasil seleksi tanggal 7 Juli 2011 pukul 10.00 WIB ;
d. Daftar Ulang bagi yang diterima pada tanggal 7 Juli s.d. 9 Juli 2011 mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB di sekolah tempat siswa diterima.
C. SMK
a. Waktu pendaftaran dimulai tanggal 6 Juni 2011 s.d pagu terpenuhi pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB;
b. Tes dilaksanakan pada waktu pendaftaran
c. Pengumuman hasil seleksi sehari setelah pelaksanaan tes ;
d. Daftar Ulang bagi yang diterima setelah hasil seleksi diumumkan mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB di sekolah tempat siswa diterima diterima
SISWA DITERIMA TAHUN KEMARIN 2010


HASIL AKHIR PSB/PPDB SMPN 2011 KLIK DISINI
INFORMASI PPDB TAHUN 2012 BACA DISINI
I. JALUR ONLINE
A. SMPN
1. Waktu pendaftaran dimulai tanggal 22 s.d 24 Juni 2011 pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB
2. Pengumuman hasil seleksi tanggal 25 Juni 2011 pukul 10.00 WIB
3. Daftar Ulang bagi yang diterima pada tanggal 25 Juni s.d. 28 Juni 2011 mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB , di sekolah tempat siswa diterima.
B. SMAN
1. Waktu pendaftaran dimulai tanggal 20 s.d 22 Juni 2011 pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB
2. Pengumuman hasil seleksi tanggal 23 Juni 2011 pukul 10.00 WIB
3. Daftar Ulang bagi yang diterima pada tanggal 23, 24 dan 25 Juni 2011 mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB di sekolah tempat siswa di terima diterima.
C. SMKN
1. Waktu pendaftaran dimulai tanggal 20 s.d 22 Juni 2011 pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB
2. Pengumuman hasil seleksi tanggal 23 Juni 2011 pukul 10.00 WIB
3. Daftar Ulang bagi yang diterima pada tanggal 23, 24 dan 25 Juni 2011 mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 di sekolah tempat siswa diterima.
II. JALUR MANDIRI
A. SMP
a.Waktu pendaftaran dimulai tanggal 30 Juni 2011 dan 1 Juli 2011 pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB;
b. Tes tanggal 4 dan 5 Juli 2011
c. Pengumuman hasil seleksi tanggal 7 Juli 2011 pukul 10.00 WIB ;
d. Daftar Ulang bagi yang diterima pada tanggal 7 Juli s.d. 9 Juli 2011 mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB di sekolah tempat siswa diterima ;
B. SMA
a. Waktu pendaftaran dimulai tanggal 30 Juni 2011 dan 1 Juli 2011 pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB;
b. Tes tanggal 4 dan 5 Juli 2011
c. Pengumuman hasil seleksi tanggal 7 Juli 2011 pukul 10.00 WIB ;
d. Daftar Ulang bagi yang diterima pada tanggal 7 Juli s.d. 9 Juli 2011 mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB di sekolah tempat siswa diterima.
C. SMK
a. Waktu pendaftaran dimulai tanggal 6 Juni 2011 s.d pagu terpenuhi pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB;
b. Tes dilaksanakan pada waktu pendaftaran
c. Pengumuman hasil seleksi sehari setelah pelaksanaan tes ;
d. Daftar Ulang bagi yang diterima setelah hasil seleksi diumumkan mulai pukul 08.00 s.d. pukul 14.00 WIB di sekolah tempat siswa diterima diterima
SISWA DITERIMA TAHUN KEMARIN 2010


HASIL AKHIR PSB/PPDB SMPN 2011 KLIK DISINI
INFORMASI PPDB TAHUN 2012 BACA DISINI
05 Mei 2011
Memalukan Studi ke Australia
ya ALLAH kok begini ya bangsaku, rasanya lebih baik mati saja bila wakil rakyat yang merupakan orang-orang pilihan ternyata seperti ini, kayaknya tidak bisa komentar panjang deh. Kunjungan komisi8 tersebut dilakukan pada 28 april 2011 untuk studi penanganan fakir miskin.Tehnologi sudah seperti ini ternyata email saja TIDAK NGERTI
Pingin lihat sendiri KLIK SAJA DISINI
Silahkan komentar sendiri, sama lihat maket gedung itu, wes gitu aja
07 Maret 2011
Merubah Email Yahoo Clasic ke BETA
Bagi anda yang menggunakan email yahoo, suatu kerugian bila hanya untuk kirim surat atau file saja, karena yahoo menyediakan banyak fitur pada aplications, disini anda bisa menyimpan data pada folder my drive,menyimpan foto pada folder my photos dan masih banyak lagi.
Yang masih menggunakan mail clasic anda ubah dulu ke BETA, dengan cara :
1. login dahulu ke email yahoo
2. Buka web baru ctrl T atau ctrl N
3. klik alamat berikut http://us.mg2.mail.yahoo.com/dc/launch?sysreq=ignore
4. Nah anda sudah bisa menikmati email BETA yahoo
Terutama bagi bapak ibu guru yang pusing mikir bagaimana menyimpan data yang aman, selain di komputer maupun flasdisk, jadi tidak ada salahnya juga menitipkan di email kita.
Yang masih menggunakan mail clasic anda ubah dulu ke BETA, dengan cara :
1. login dahulu ke email yahoo
2. Buka web baru ctrl T atau ctrl N
3. klik alamat berikut http://us.mg2.mail.yahoo.com/dc/launch?sysreq=ignore
4. Nah anda sudah bisa menikmati email BETA yahoo
Terutama bagi bapak ibu guru yang pusing mikir bagaimana menyimpan data yang aman, selain di komputer maupun flasdisk, jadi tidak ada salahnya juga menitipkan di email kita.
04 Maret 2011
Error Imageshack
Apa yang terjadi adalah blog kita muncul gambar kodok dengan peringatan Unregistered domain. Go to http://imageshack.us to register“. untuk mengatasi hal tersebut anda bisa mendaftarkan blog atau alamat URL di SINI
Anda isi your name, alamat e-mail.
Prefix all domains with http://
anda tuliskan alamat domain dan bisa lebih dari satu, tunggu beberapa saat setelah dikonfirmasi, maka mudah mudahan gangguan kodok tidak muncul lagi, silahkan di coba
Disadur dari http://oziesegeran.blogspot.com
02 Maret 2011
Arema Kalah 1-2 vs Cerezo Osaka di Liga Champion Asia (LCA)
Bermain dengan suhu dingin membuat tim Singo Edan harus menggunakan kaos tangan, dimana udara mencapa 2 derajat celsius, penampilan Along dkk tidak mengecewakan, bisa mengimbangi permainan lawan, bahkan bila Along bisa menyelesaikan bola dengan cepat, maka bisa dimungkinkan kedudukan 2-2.Tidak masalah karena kita masih punya laga Home di Kanjuruan tanggal 3 mei mendatang.
09 Februari 2011
Hukum Merayakan Ulang Tahun
Terlalu lama memang bangsa ini dijajah, oleh Belanda kurang lebih 350 tahun, oleh jepang kurang lebih 3 tahun. Secara terus menerus maka budaya mereka secara perlahan kita ikuti tanpa melihat benar salahnya. Untuk biaya sekolah saja sulit, untuk makan aja kadang kurang pemenuhan gizi, tapi bila merayakan ulang tahunnya, diusahakan bagaimana bisa mengadakan.......
Nah lewat tulisan yang saya ambil dari beberapa sumber, maka merayakan ulang tahun atau hari lahir adalah seperti berikut..................
Sumber Pertama
Pak Ustadz, bagaimana hukumnya merayakan ulang tahun,sedangkan kita tahu budaya ulang tahun itu kan dari Barat, bukan kah yang menyerupai kaum kafir itu di anggap kafir juga. Mohon jawabannya,karena penting sekali bagi saya. Terima kasih.
wassalamualaikum.wr.wb
Azai
Jawaban
Assalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Perayaan ulang tahun atas kelahiran seseorang atau suatu organisasi tertentu tidak pernah diperintahkan oleh Rasulullah SAW. Karena itu bila dilakukan, tidak bernilai ibadah.
Cukup banyak ulama tidak menyetujui perayaan ulang tahun yang diadakan tiap tahun. Tentu mereka datang dengan dalil dan hujjah yang kuat. Di antara alasan penolakan mereka terhadap perayaan ulang tahun antara lain:
1. Ulang tahun bila sampai menjadi keharusan untuk dirayakan dianggap sebuah bid’ah. Sebab Rasulullah SAW belum pernah memerintahkannya, bahkan meski sekedar mengisyaratkannya pun tidak pernah. Sehingga bila seorang muslim sampai merasa bahwa perayaan hari ulang tahun itu sebagai sebuah kewajiban, masuklah dia dalam kategori pembuat bid’ah.
2. Ulang tahun adalah produk Barat/ non muslim
Selain itu, kita tahu persis bahwa perayaan uang tahun itu diimpor begitu saja dari barat yang nota bene bukan beragama Islam. Sedangkan sebagai muslim, sebenarnya kita punya kedudukan yang jauh lebih tinggi. Bukan pada tempatnya sebagai bangsa muslim, malah mengekor Barat dalam masalah tata kehidupan.
Seolah pola hidup dan kebiasaan orang Barat itu mau tidak mau harus dikerjakan oleh kita yang muslim ini. Kalau sampai demikian, sebenarnya jiwa kita ini sudah terjajah tanpa kita sadari. Buktinya, life style mereka sampai mendarah daging di otak kita, sampai-sampai banyak di antara kita mereka kurang sreg kalau pada hari ulang tahun anaknya tidak merayakannya. Meski hanya sekedar dengan ucapan selamat ulang tahun.
3. Apakah Manfaat Merayakan Ulang Tahun?
Selain itu perlu juga kita renungkan sebagai muslim, apakah tujuan dan manfaat sebenarnya bisa kitadapat dari perayaan ini? Adakah nilai-nilai positif di dalamnya? Ataukah sekedar meneruskan sebuah tradisi yang tidak ada landasannya? Apakah ada di antara tujuan yang ingin dicapai itu sesuatu yang penting dalam hidup ini? Atau sekedar penghamburan uang?
Pertanyaan berikutnya,adakah sesuatu yang menambah iman, ilmu atau amal? Atau menambah manfaat baik pribadi, sosial atau lainnya? Pertanyaan berikutnya dan ini akan menjadi sangat penting, adakah dalam pelaksanaan acara seperti itu maksiat dan dosa yang dilanggar?
Yang terkahir namun tetap penting, bila ternyata semua jawaban di atas positif, dan acara seperti itu menjadi tradisi, apakah tidak akan menimbulkan salah paham pada generasi berikut seolah-olah acara seperti ini ‘harus’ dilakukan? Hal ini seperti yang terjadi pada upacara peringat hari besar Islam baik itu kelahiran, isra` mi`raj dan sebagainya.
Jangan sampai dikemudian hari, lahir generasi yang menganggap perayaan ulang tahun adalah ‘sesuatu’ yang harus terlaksana. Bila memang demikian, bukankah kita telah kehilangan makna?
Kalau menimbang-nimbang pernyataan di atas, ada baiknya kita yang sudah terlanjur merayakan ulang tahun buat anak atau bahkan untuk diri kita sendiri melakukan evaluasi besar.
Sebaliknya, mungkin ada baiknya pemikiran yang disampaikan oleh Dr. Yusuf Al-Qradawi tentang ulang tahun untuk anak. Misalnya, pada saat anak itu berusia 7 tahun, tidak ada salahnya kita ajak dia untuk menyampaikan pesan-pesan dalam acara khusus tentang keadaannya yang kini menginjak usia 7 tahun. Di mana Rasulullah SAW telah memerintahkan kepada para orang tua untuk menyuruh anaknya shalat di usia itu.
Bolehlah dibuat acara khusus untuk penyampaian pesan ini, agar terasa ada kesan tertentu di dalam diri si anak. Bahwa sejak hari itu, dirinya telah mendapatkan sebuah tugas resmi, yaitu diperintahkan untuk shalat.
Nanti di usia 10 tahun, hal yang sama boleh dilakukan lagi, yaitu sebagaimana perintah Rasulullah SAW untuk menambah atau menguatkan lagi perintah shalat. Kali ini dengan ancaman pukulan bila masih saja malas melakukan shalat. Bolehlah diadakan suatu acara khusus di mana inti acaranya menetapkan bahwa si anak hari ini sudah berusia 10 tahun, di mana Rasulullah SAW membolehkan orang tua memukul anaknya bila tidak mau shalat.
Kira-kira usia 15 tahun lebih kurangnya, ketika anak pertama kali baligh, boleh juga diadakan acara lagi. Kali ini orang tua menegaskan bahwa anak sudah termasuk mukallaf, sehingga semua hitungan amalnya baik dan buruk sejak hari itu akan mulai dicatat. Bolehlah pada hari itu orang tua membuat acara khusus yang intinya menyampaikan pesan-pesan ini.
Jadi bukan tiap tahun bikin pesta undang teman-teman, lalu tiup lilin, potong kue, bernyanyi-nyanyi, memberi kado. Pola seperti ini sama sekali tidak diajarkan di dalam agama kita dan cenderung tidak ada manfaatnya, bahkan kalau mau jujur, justru merupakan cerminan dari sebuah mentalitas bangsa terjajah yang rela mengekor pada tradisi bangsa lain.
Bukankah Islam itu tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi dari padanya? Lalu mengapa kita bangsa Islam ini harus mengekor pada tradisi bangsa lain yang jauh lebih rendah?
Mungkin jawabannya yang paling jujur adalah…istafti qalbak….
Mintalah fawa kepada hati nuranimu…
Wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh
http://assunnah.or.id
Sumber Kedua
Apa hukum merayakan berlalunya satu atau dua tahun atau lebih atau kurang dari dua tahun dari kelahiran seseorang yang biasa disebut ulang tahun atau meniup lilin. Dan apa hukumnya menghadiri pesta perayaan ini. Apakah bila seseorang diundang pada acara tersebut wajib menghadirinya ataukah tidak. Berilah kami jawaban. Dan semoga Allah memberi pahala bagi Anda.
Alhamdulillah. Dalil-dalil syariat dari kitab dan sunnah menunjukkan bahwa perayaan hari ulang tahun termasuk bid'ah yang diada-adakan dalam agama yang tidak ada asalnya dalam syariat yang suci dan tidak boleh memenuhi undangan tersebut karena hal itu berarti mendukung dan mendorong kepada kebid'ahan dan Allah Ta'ala berfirman:
"Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu yang menetapkan syariat bagi mereka berupa agama yang tidak diizinkan oleh Allah."
Dan firman Allah:
"Kemudian Kami jadikan kamu di atas syariat dari urusan itu maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya mereka tidak akan dapat menolak dari kamu dari siksa Allah sedikitpun. Dan sesungguhnya orang-orang yang dhalim itu sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Dan Allah adalah Pelindung bagi orang-orang yang bertaqwa." (Q.S Al Jatsiyah : 18).
Dan Allah berfirman:
"Ikutilah olehmu apa-apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu. Dan janganlah kamu mengikuti penolong lain selain-Nya. Sedikit sekali di antaramu yang mengambil pelajaran."
Ada hadits yang shahih dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam bahwa sesungguhnya beliau bersabda:
"Barangsiapa yang mengamalkan satu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami maka dia tertolak."
Dikeluarkan oleh Muslim di dalam shahihnya.
Dalam hadits lain beliau bersabda:
"Sebaik-baik ucapan adalah kitab Allah dan sebaik baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam . Dan sejelek-jelek urusan adalah hal yang diada-adakan dan setiap kebid'ahan adalah sesat."
Hadits-hadits yang semakna dengan ini sangat banyak.
Kemudian perayaan ini selain bid'ah munkaroh yang tidak ada asalnya dari syariat juga di dalamnya terkandung tasyabbuh (menyerupai) dengan Yahudi dan Nashara tentang peringatan hari lahir. Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam telah bersabda mewanti-wanti dari sunnah dan jalan hidup mereka:
"Kalian pasti akan mengikuti sunnah orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal sehingga seandainya mereka masuk ke lubang biawak pun pasti kalian akan memasukinya." Mereka bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah mereka itu Yahudi dan Nashara ?" Beliau menjawab: "Siapa lagi ?" Dikeluarkan oleh Bukhari Muslim daalam Shahihain.
Dan makna " Siapa lagi ?" artinya merekalah orang-orang yang dimaksud dengan perkataan Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam ini. Beliau Shalallahu 'Alaihi Wasallam pun bersabda:
"Siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum itu."
http://www.islam-qa.com/
Nah lewat tulisan yang saya ambil dari beberapa sumber, maka merayakan ulang tahun atau hari lahir adalah seperti berikut..................
Sumber Pertama
Pak Ustadz, bagaimana hukumnya merayakan ulang tahun,sedangkan kita tahu budaya ulang tahun itu kan dari Barat, bukan kah yang menyerupai kaum kafir itu di anggap kafir juga. Mohon jawabannya,karena penting sekali bagi saya. Terima kasih.
wassalamualaikum.wr.wb
Azai
Jawaban
Assalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Perayaan ulang tahun atas kelahiran seseorang atau suatu organisasi tertentu tidak pernah diperintahkan oleh Rasulullah SAW. Karena itu bila dilakukan, tidak bernilai ibadah.
Cukup banyak ulama tidak menyetujui perayaan ulang tahun yang diadakan tiap tahun. Tentu mereka datang dengan dalil dan hujjah yang kuat. Di antara alasan penolakan mereka terhadap perayaan ulang tahun antara lain:
1. Ulang tahun bila sampai menjadi keharusan untuk dirayakan dianggap sebuah bid’ah. Sebab Rasulullah SAW belum pernah memerintahkannya, bahkan meski sekedar mengisyaratkannya pun tidak pernah. Sehingga bila seorang muslim sampai merasa bahwa perayaan hari ulang tahun itu sebagai sebuah kewajiban, masuklah dia dalam kategori pembuat bid’ah.
2. Ulang tahun adalah produk Barat/ non muslim
Selain itu, kita tahu persis bahwa perayaan uang tahun itu diimpor begitu saja dari barat yang nota bene bukan beragama Islam. Sedangkan sebagai muslim, sebenarnya kita punya kedudukan yang jauh lebih tinggi. Bukan pada tempatnya sebagai bangsa muslim, malah mengekor Barat dalam masalah tata kehidupan.
Seolah pola hidup dan kebiasaan orang Barat itu mau tidak mau harus dikerjakan oleh kita yang muslim ini. Kalau sampai demikian, sebenarnya jiwa kita ini sudah terjajah tanpa kita sadari. Buktinya, life style mereka sampai mendarah daging di otak kita, sampai-sampai banyak di antara kita mereka kurang sreg kalau pada hari ulang tahun anaknya tidak merayakannya. Meski hanya sekedar dengan ucapan selamat ulang tahun.
3. Apakah Manfaat Merayakan Ulang Tahun?
Selain itu perlu juga kita renungkan sebagai muslim, apakah tujuan dan manfaat sebenarnya bisa kitadapat dari perayaan ini? Adakah nilai-nilai positif di dalamnya? Ataukah sekedar meneruskan sebuah tradisi yang tidak ada landasannya? Apakah ada di antara tujuan yang ingin dicapai itu sesuatu yang penting dalam hidup ini? Atau sekedar penghamburan uang?
Pertanyaan berikutnya,adakah sesuatu yang menambah iman, ilmu atau amal? Atau menambah manfaat baik pribadi, sosial atau lainnya? Pertanyaan berikutnya dan ini akan menjadi sangat penting, adakah dalam pelaksanaan acara seperti itu maksiat dan dosa yang dilanggar?
Yang terkahir namun tetap penting, bila ternyata semua jawaban di atas positif, dan acara seperti itu menjadi tradisi, apakah tidak akan menimbulkan salah paham pada generasi berikut seolah-olah acara seperti ini ‘harus’ dilakukan? Hal ini seperti yang terjadi pada upacara peringat hari besar Islam baik itu kelahiran, isra` mi`raj dan sebagainya.
Jangan sampai dikemudian hari, lahir generasi yang menganggap perayaan ulang tahun adalah ‘sesuatu’ yang harus terlaksana. Bila memang demikian, bukankah kita telah kehilangan makna?
Kalau menimbang-nimbang pernyataan di atas, ada baiknya kita yang sudah terlanjur merayakan ulang tahun buat anak atau bahkan untuk diri kita sendiri melakukan evaluasi besar.
Sebaliknya, mungkin ada baiknya pemikiran yang disampaikan oleh Dr. Yusuf Al-Qradawi tentang ulang tahun untuk anak. Misalnya, pada saat anak itu berusia 7 tahun, tidak ada salahnya kita ajak dia untuk menyampaikan pesan-pesan dalam acara khusus tentang keadaannya yang kini menginjak usia 7 tahun. Di mana Rasulullah SAW telah memerintahkan kepada para orang tua untuk menyuruh anaknya shalat di usia itu.
Bolehlah dibuat acara khusus untuk penyampaian pesan ini, agar terasa ada kesan tertentu di dalam diri si anak. Bahwa sejak hari itu, dirinya telah mendapatkan sebuah tugas resmi, yaitu diperintahkan untuk shalat.
Nanti di usia 10 tahun, hal yang sama boleh dilakukan lagi, yaitu sebagaimana perintah Rasulullah SAW untuk menambah atau menguatkan lagi perintah shalat. Kali ini dengan ancaman pukulan bila masih saja malas melakukan shalat. Bolehlah diadakan suatu acara khusus di mana inti acaranya menetapkan bahwa si anak hari ini sudah berusia 10 tahun, di mana Rasulullah SAW membolehkan orang tua memukul anaknya bila tidak mau shalat.
Kira-kira usia 15 tahun lebih kurangnya, ketika anak pertama kali baligh, boleh juga diadakan acara lagi. Kali ini orang tua menegaskan bahwa anak sudah termasuk mukallaf, sehingga semua hitungan amalnya baik dan buruk sejak hari itu akan mulai dicatat. Bolehlah pada hari itu orang tua membuat acara khusus yang intinya menyampaikan pesan-pesan ini.
Jadi bukan tiap tahun bikin pesta undang teman-teman, lalu tiup lilin, potong kue, bernyanyi-nyanyi, memberi kado. Pola seperti ini sama sekali tidak diajarkan di dalam agama kita dan cenderung tidak ada manfaatnya, bahkan kalau mau jujur, justru merupakan cerminan dari sebuah mentalitas bangsa terjajah yang rela mengekor pada tradisi bangsa lain.
Bukankah Islam itu tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi dari padanya? Lalu mengapa kita bangsa Islam ini harus mengekor pada tradisi bangsa lain yang jauh lebih rendah?
Mungkin jawabannya yang paling jujur adalah…istafti qalbak….
Mintalah fawa kepada hati nuranimu…
Wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh
http://assunnah.or.id
Sumber Kedua
Apa hukum merayakan berlalunya satu atau dua tahun atau lebih atau kurang dari dua tahun dari kelahiran seseorang yang biasa disebut ulang tahun atau meniup lilin. Dan apa hukumnya menghadiri pesta perayaan ini. Apakah bila seseorang diundang pada acara tersebut wajib menghadirinya ataukah tidak. Berilah kami jawaban. Dan semoga Allah memberi pahala bagi Anda.
Alhamdulillah. Dalil-dalil syariat dari kitab dan sunnah menunjukkan bahwa perayaan hari ulang tahun termasuk bid'ah yang diada-adakan dalam agama yang tidak ada asalnya dalam syariat yang suci dan tidak boleh memenuhi undangan tersebut karena hal itu berarti mendukung dan mendorong kepada kebid'ahan dan Allah Ta'ala berfirman:
"Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu yang menetapkan syariat bagi mereka berupa agama yang tidak diizinkan oleh Allah."
Dan firman Allah:
"Kemudian Kami jadikan kamu di atas syariat dari urusan itu maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya mereka tidak akan dapat menolak dari kamu dari siksa Allah sedikitpun. Dan sesungguhnya orang-orang yang dhalim itu sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Dan Allah adalah Pelindung bagi orang-orang yang bertaqwa." (Q.S Al Jatsiyah : 18).
Dan Allah berfirman:
"Ikutilah olehmu apa-apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu. Dan janganlah kamu mengikuti penolong lain selain-Nya. Sedikit sekali di antaramu yang mengambil pelajaran."
Ada hadits yang shahih dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam bahwa sesungguhnya beliau bersabda:
"Barangsiapa yang mengamalkan satu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami maka dia tertolak."
Dikeluarkan oleh Muslim di dalam shahihnya.
Dalam hadits lain beliau bersabda:
"Sebaik-baik ucapan adalah kitab Allah dan sebaik baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam . Dan sejelek-jelek urusan adalah hal yang diada-adakan dan setiap kebid'ahan adalah sesat."
Hadits-hadits yang semakna dengan ini sangat banyak.
Kemudian perayaan ini selain bid'ah munkaroh yang tidak ada asalnya dari syariat juga di dalamnya terkandung tasyabbuh (menyerupai) dengan Yahudi dan Nashara tentang peringatan hari lahir. Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam telah bersabda mewanti-wanti dari sunnah dan jalan hidup mereka:
"Kalian pasti akan mengikuti sunnah orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal sehingga seandainya mereka masuk ke lubang biawak pun pasti kalian akan memasukinya." Mereka bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah mereka itu Yahudi dan Nashara ?" Beliau menjawab: "Siapa lagi ?" Dikeluarkan oleh Bukhari Muslim daalam Shahihain.
Dan makna " Siapa lagi ?" artinya merekalah orang-orang yang dimaksud dengan perkataan Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam ini. Beliau Shalallahu 'Alaihi Wasallam pun bersabda:
"Siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum itu."
http://www.islam-qa.com/
07 Februari 2011
Kriteria Kelulusan Siswa SMP Tahun 2011
Terjawab sudah keinginan masyarakat tentang adanya perubahan yang tidak merugikan bagi siswa peserta ujian dalam mencapai kelulusan
Dengan terbitnya kebijakan dari pemerintah, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 45 tahun 2010 yang ditetapkan pada tanggal 31 Desember 2010.
Beberapa perubahan kebijakan tersebut antara lain :
1.Terdapat dua komponen nilai yang diperhitungkan untuk mendapatkan Nilai Akhir yang akan menentukan Kelulusan Peserta Didik yaitu 40% Nilai Sekolah/Madrasah (Nilai S/M) dan 60% Nilai Ujian Nasional (Nilai UN). Nilai S/M untuk tingkat SMP/MTs/SMPLB adalah 60% Nilai Ujian Sekolah (Nilai US/M) dan 40% rata-rata nilai rapor semester 1 s/d 5. Sedangkan untuk tingkat SMA/MA/SMALB Nilai S/M adalah 60% Nilai US/M dan 40% rata-rata nilai rapor semester 3 s.d 5. (Pasal 5 dan 6)
2.Kriteria Kelulusan Ujian Sekolah/Madrasah ditetapkan oleh satuan pendidian berdasarkan perolehan nilai S/M (Pasal 5 ayat 1), sedangkan kelulusan Ujian Nasional ditentukan berdasarkan Nilai Akhir (N A) yaitu jika peserta didik memiliki rata-rata NA 5,5 dan NA setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (Pasal 6 ayat 1,2,3)
Untuk lebih lengkapnya anda bisa download disini
Dengan terbitnya kebijakan dari pemerintah, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 45 tahun 2010 yang ditetapkan pada tanggal 31 Desember 2010.
Beberapa perubahan kebijakan tersebut antara lain :
1.Terdapat dua komponen nilai yang diperhitungkan untuk mendapatkan Nilai Akhir yang akan menentukan Kelulusan Peserta Didik yaitu 40% Nilai Sekolah/Madrasah (Nilai S/M) dan 60% Nilai Ujian Nasional (Nilai UN). Nilai S/M untuk tingkat SMP/MTs/SMPLB adalah 60% Nilai Ujian Sekolah (Nilai US/M) dan 40% rata-rata nilai rapor semester 1 s/d 5. Sedangkan untuk tingkat SMA/MA/SMALB Nilai S/M adalah 60% Nilai US/M dan 40% rata-rata nilai rapor semester 3 s.d 5. (Pasal 5 dan 6)
2.Kriteria Kelulusan Ujian Sekolah/Madrasah ditetapkan oleh satuan pendidian berdasarkan perolehan nilai S/M (Pasal 5 ayat 1), sedangkan kelulusan Ujian Nasional ditentukan berdasarkan Nilai Akhir (N A) yaitu jika peserta didik memiliki rata-rata NA 5,5 dan NA setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (Pasal 6 ayat 1,2,3)
Untuk lebih lengkapnya anda bisa download disini
Langganan:
Postingan (Atom)






